Logo Ayonaikbis
Mohon maaf untuk saat ini website ayonaikbis.com sedang dalam proses perbaikan!
Kembali
Sejarah Po Puspa Jaya, Dirintis Dengan 1 Bus Dan Berkembang Jadi Puluhan
News

Sejarah Po Puspa Jaya, Dirintis Dengan 1 Bus Dan Berkembang Jadi Puluhan

3 Menit Baca

Salah satu Perusahaan Otobus (PO) yang ikut mendominasi bus trayek menyeberangi Selat Sunda adalah PO Puspa Jaya. Tidak disangka bus yang…

Ayonaikbis.com - Salah satu Perusahaan Otobus (PO) yang ikut mendominasi bus trayek menyeberangi Selat Sunda adalah PO Puspa Jaya. Tidak disangka bus yang berasal dari Lampung ini didirikan oleh seorang transmigrasi asal Bali. Adalah Bapak I Ketut Narya yang memulai tonggak sejarah PO Puspa Jaya pada 31 Oktober 1980.

Di awal pendiriannya perusahaan keluarga ini, Bapak I Ketut Narya hanya bermodalkan satu unit bus saja untuk melayani trayek Banjit-Tanjung Karang. Awalnya beliau menggunakan belum menggunakan nama PO Puspa Jaya, melainkan menggunakan nama PO. Puspa Sari atas persetujuan PT. Puspa Sari Denpasar.

Setelah berjalan dan mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat Lampung, bus ini pun mengembangkan trayek keluar propinsi. Atas permintaan para transmigran asal Bali di Lampung, akhirnya pada tahun 1989 perusahaan ini membuka trayek ke Lampung-Denpasar PP.

Kemudian pada tahun 1992, kepemimpinan perusahaan ini diserahkan kepada Bapak I ketut Pasek yang merupakan anak dari Bapak Ketut Narya. Di tahun-tahun inilah banyak perubahan besar dilakukan, salah satunya adalah pemisahan diri dari PT. Puspa Sari Denpasar. Dimana pada 31 Oktober 1992 diputuskan untuk mengganti nama perusahaan menjadi PO Puspa Jaya.

Berkat kerja keras dan ketekunan jajaran PO Puspa Jaya pun mampu berkembang dengan baik di trayek dalam propinsi Lampung. Dan pada tahun 1994, bus ini mulai membenahi diri dengan mulai menggunakan armada bus AC untuk trayek luar propinsi seperti Lampung-Denpasar.

Barulah pada tahun 2000, PO Puspa Jaya membuka kelas eksekutive untuk trayek Lampung-Yogyakarta-Solo-Wonogiri. Selain itu tetap digunakannya bus Patas AC untuk trayek Lampung–Semarang–Solo–Ponorogo–Blitar. Trayek-trayek ini mendapatkan respon positif juga, terutama dari para transmigran asal Pulau Jawa.

Sejarah PO Puspa Jaya pun terus berlanjut, tidak hanya di trayek AKDP dan AKAP. PO satu ini pun mulai melebarkan layanannya ke divisi Pariwisata untuk memenuhi permintaan pasar. Dan saat ini diketahui, PO Puspa Jaya telah memiliki armada bus sekitar 70-an unit yang aktif. Dan kabar terbarunya, PO Puspa Jaya ini terus memperbaharui dan menambah armada Busnya.

Perkembangan sejarah PO Puspa Jaya berikutnya pastilah menarik. Berawal dengan satu unit bus berkembang hingga 70 unit, pastinya telah melewati perjalanan panjang. Kita tunggu saja bagaimana perkembangan bus hijau dari Lampung ini.

Alamat dan Kontak PO Puspa Jaya

Kantor Pusat:

JL Soekarno Hatta no 3 Bandar Lampung

Telepon: (0721) 783111,783727,783474

Agen:

Yogyakarta: Jl. Ringroad Selatan No.9, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188 Telepon: (0274) 382593

Metro: Jl.Nuban Sumur Bandung / terminal 16c Telepon: (0725) 44261

Pringsewu: Jl.Pemuda no 53 Terminal Pringsewu Telepon: (0828) 7004298 Hp 08127269358

Solo: Jl.Solo – Sragen KM 1Gayatri Tulung Agung loket timur no.6 Telepon: 0812536363165

Blitar: Jl.Kenari No 125 Telepon: (0342) 7706779,7735566

Artikel Terkait

Ayo Naik Bis
News

Ayo Naik Bis

Ayo Naik Bis - Sempatkan 10 menit saja membaca informasi dibawah ini karena berikut ini adalah beberapa akibat yang ditimbulkan jika hal…

Profil PO SAN Siliwangi Antar Nusa
News

Profil PO SAN Siliwangi Antar Nusa

Siapa yang tidak kenal dengan PO SAN (Siliwangi Antar Nusa), bus dengan warna silver atau coklat yang biasanya berlivery pohon kelapa di…

Lomba Desain Livery PO Cipta Karunia
News

Lomba Desain Livery PO Cipta Karunia

PO Cipta Karunia Transport mengadakan lomba desain livery untuk bus terbaru mereka, berikut ini adalah detail mengenai lomba desain livery…

Komentar (0)

Komentar akan ditinjau admin sebelum ditampilkan. Login sebagai admin untuk publikasi langsung.

Memuat komentar...